Langsung ke konten utama

The First : Darimana Kebahagiaan itu Berasal?

The First : Darimana Kebahagiaan itu Berasal

Setiap Makhluk hidup pastinya memiliki tujuan hidup masing-masing, mereka harus berjuang, bertahan dan berusaha untuk menaklukan kerasnya dunia ini. Dan tidak semua yang kita jalani di dunia ini adalah milik kita sendiri alias sesuai kehendak kita, Karena pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri dan harus bersosial walau banyak diluar sana tipe kepribadian yang menunjukan bahwa ada tipe pendiam, periang, tipe terbuka dan tertutup namun semuanya tidaklah benar karenanya kepribadian tidak selalu muncul tiap waktu. Adakalanya seseorang berubah seperti bukan dirinya.. yap kita semua tahu itu namun juga tidak semua orang begitu... oke jadi gue bakal nulis kisah hidup gw dari awal sampai sekarang gw bisa bangun blog dan mengendalikan mesin komputer ini. Tentu bukan perjalanan yang mudah dan sebentar untuk melalui semua ini jadi kalian bakal tau bagaimana kisah yang akan gue tulis di blog ini, mungkin beberapa ada kisah yang berlebihan atau kekurangan karena gue juga manusia gak bakal bisa inget sepenuhnya kisah-kisah yang udah gue laluin hahaha....

So inilah awal perjalanan hidup gue..





Gue bukan terlahir dari orang yang kaya, dan juga bukan terlahir dari keluarga yang kehidupannya harmonis, dan gue tau gue ga sendirian mengalami nasib hidup seperti ini,tapi gue bersyukur bisa dikasih kesempatan oleh Tuhan untuk menjalani hidup sebagai manusia. Gue Bersyukur banget juga udah terlahir dikeluarga yang sekarang walaupun kehidupan sedikit rumit. Gue lahir di pekalongan untuk lengkapnya gue sendiri juga enggak tahu haha... kebetulan gue lahir di hari jum'at pada saat itu keluarga gue, ayah dan ibu mempersiapkan kelahiran gue dengan memanggil seorang bidan, kalau enggak salah nenek dan kakek gue juga ada karena mereka tinggal dalam satu atap bersama. Gue juga enggak tahu pasti jam berapa gue mau dilahirkan, kita langsung lompat kebagian dimana gue udah lahir. (cerita ini gue denger dari emak gue). Jadi hari pertama gue dilahirkan itu lumayan ribet katanya bidannya lagi enggak ada dirumah dan harus nunggu tapi ibu gue udah gak tahan lagi mau lahiran jadinya cari orang lain yang pernah melahirkan dan kebetulan orang itu agak paham cara untuk bersalin, jadi allhamdulillah gw berhasil dilahirkan pada saat itu, sayangnya cerita yang gue dapet cuma sampe situ dan gue udah mulai tumbuh besar, lagi lagi cerita ini gue dapetin dari emak gue, katanya waktu gue umur 4 tahun gue dijemput sama emak gue dari kalimantan. Kalian bingung kenapa gue dijemput emak gue? harusnya kan emak gue ada disebelah gue ngerawat gue? tapi sayangnya kenyataannya tidak begitu ;). Oke jadi gue jelasin sedikit disini, Emak adalah panggilan gue untuk ibu angkat gue, dan ibu kandung gue tetep gue panggil ibu, jadi emak dan ibu itu panggilan yang berbeda ya buat gue. oke lanjut, so sebenernya diumur gue 4 tahun orang tua kandung gue itu berpisah entah kenapa gue juga masih belum tahu kenapa tapi yasudahlah, yang berlalu biarlah berlalu hehe... nah kebetulan saat itu gue tinggal dirumah nenek gue di desa dideket gunung (lupa namanya) karena beliau sudah tua dan ga sanggup untuk ngerawat gue, akhirnya sodara ibu gue nelpon paman gue yang ada di kalimantan, setelah lama berbincang ditelepon katanya paman setuju untuk merawat gue dan akhirnya gue diterbangkan kekalimantan dan tinggal bersama paman. Oh iya pada saat itu paman bersama istrinya yah yaitu emak gue, iya ibu angkat gue itu istrinya paman kenapa jadi gue panggil ibu angkat? nanti bakalan tau kok :D.
nah sebelum itu, paman gue ini ternyata punya istri dua yang beda rumah, dan ibu angkat gue itu adalah istri kedua paman gue, karena istri pertama paman gue udah punya anak jadi gue tinggal bersama ibu angkat gue alias istri kedua paman gue. Nah disana gue hidup sangat sejahtera karena anak-anak ibu angkat gue pada seneng sama gue, ngomong-ngomong ibu angkat gue punya anak 8 semua udah besar dan yang paling kecil smp.
Sampe sini status keluarga gue adalah broken home yang diasuh sama ibu angkat yang tidak dikenal :) tapi gue bersyukur sekali emak gue ini dia orang yang sangat baik begitupula sama anak-anak beliau. Ga lama kemudian gue udah masuk TK nol kecil dimana pada saat itu gue gendut banget haha, bikin gemes setiap pulang kerumah pasti pipi gue dicubitin sama anak-anak emak gue dan itu sakit lhoo haha... mungkin karena mereka gemes sama gue karena pipi gue udah kaya bakpao, fotonya ada sih tapi ga gue upload karena urusan privasi. Mereka perlakuin gue sangat baik bahkan udah dianggep seperti adek mereka sendiri, gue polos banget waktu masih kecil gitu belum tahu apa-apa tapi ini semua cerita yang gue tahu dari kakak-kakak angkat dan ibu angkat gue. Singkat cerita keluarga emak gue ini sangat sederhana, untuk jumlah penduduk rumah 10 orang, sebenernya rumah ini termasuk kecil sekali dan terbuat dari kayu ulin. Namun beberapa anak emak gue udah pada nikah dan allhamdulillah mereka bisa tinggal dirumah sendiri beban semakin ringan dirumah hanya tersisa 6 orang ditambah gue dan emak gue jadi 8 setidaknya memberi ruang dirumah tersebut. Tak lama kemudian rumah ini dibikin bertingkat karena pada saat itu orang rumah agak kesusahan karena sempitnya ruang yang ada

Komentar